Tips Mudah Mendapatkan Rumah Idaman

March 30, 2016

Memiliki rumah idaman memang sudah menjadi impian dari setiap keluarga.  
Selain berada di kawasan strategis, harga terjangkau, lingkungan yang nyaman, dan akses menuju perkotaan tidak terlalu jauh, siapa yang tidak mau? Nyatanya, masih banyak keluarga yang ternyata belum dapat memiliki rumah idamannya.

Kebanyakan dari mereka yang belum dapat mewujudkan impiannya memiliki rumah idaman karena masih ragu dan takut dalam mengambil keputusan. Faktor terbesar keraguan mereka karena terbayang harga rumah yang diingingkan ternyata terlalu mahal dengan kondisi keuangan yang belum mencukupi. Akhirnya, kebanyakan dari mereka memilih menunda dan berfikir lebih baik menabung dahulu sampai uangnya terkumpul. Namun, opsi menabung menjadi tidak efisien karena rumah merupakan aset yang harganya terus merangkak naik.

JIka kebutuhan memiliki rumah dirasa mendesak dan unit idaman terbatas, alternatif yang dapat digunakan melalui cicilan KPR. Akan tetapi perlu diperhatikan menggunakan KPR terbilang gampang-gampang susah.  Jangan sampai dengan menggunakan KPR nantinya membebankan Anda. Berikut yang perlu diperhatikan saat menggunakan KPR agar proses transaksi berjalan lancar dan tidak menyesal di kemudian hari.

1.Pemilihan Lokasi yang Tepat. Pastikan saat membeli rumah, lokasinya terjangkau dengan beragam akses transportasi, lingkungan yang nyaman, ketersediaan fasilitas umum, dan tidak rawan bencana seperti banjir.

2.Survei Harga. Rencanakan dahulu berapa harga rumah yang ingin dibeli. Sehingga Anda lebih fokus dengan perumahan yang menawarkan harga sesuai kemampuan. Apalagi dengan banyaknya tawaran cashback dan mendapatkan fasilitas rumah lainnya. Lalu cari tahu berapa uang muka, cicilan, biaya tanda jadi yang harus dikeluarkan. Hal lain yang harus diperhatikan apakah rumah tersebut sudah dibangun atau baru dibangun setelah pembayaran uang muka.

3. Developer. Sebelum membeli rumah ada baiknya mencari tahu  dahulu siapa developernya dan bagaimana track recordnya. Tak jarang kasus penipuan terjadi karena sang developer memberikan tawaran yang menggiurkan atau kualitas bangunan yang tidak memuaskan.

4. Pastikan Kapan Serah Terima Unit. Bertanyalah kepada developer, kapan Anda bisa menempati unit rumah yang Anda beli. Jika terjadi keterlambatan, konsekuensi apa yang akan diterima oleh developer.

5. Pilih KPR yang Tepat. Hendaknya Anda survei dari berbagai penyedia KPR. Temukan mana yang lebih menguntungkan saat membayar cicilan, bunga yang dibebankan, tenor yang fleksibel, dan kemudahan mendapatkan pinjaman. Kebanyakan dari perumahan yang Anda beli, developer juga membantu proses program KPR. Apabila Anda merasa kurang sesuai, Anda juga dapat memilih sendiri KPR yang diinginkan. Tentunya Anda harus melengkapi dokumen pendukung seperti fotokopi rekening koran tabungan, surat keterangan bekerja, slip gaji 3 bulan terakhir, status kepegawaian, fotokopi KTP, KK, Surat Nikah. Dan prosesnya bergantung dari penyedia KPR, mulai dari 14 hari kerja sampai 1 bulan lamanya.

6.Pastikan Anda Bebas atau Lancar Hutang. Umumnya pihak penyedia KPR akan melakukan survei tempat Anda bekerja, pengecekan status blacklist terkait catatan kredit dari Bank Indonesia, dan kondisi keuangan Anda. Pastikan Anda benar dalam kondisi tidak cacat hutang sehingga mempermudah mendapatkan KPR.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menggunakan KPR? Tentukan kemudahan Anda dengan kesesuaian kemampuan finansial sekarang demi rumah idaman.